Saturday, 25 April 2015

Ketahanan Nasional



A.    Latar Belakang Ketahanan Nasional
Ketahanan Nasional merupakan istilah khas Indonesia dan baru dikenal sejak sekitar awal tahun 1960-an dan kemudian semakin populer sejak setelah tahun 1965, terutama pasca tragedi G-30S-PKI dan setelah berdirinya Lembaga Pertahanan Nasional (LEMHANNAS). Selanjutnya Lemhannas pulalah yang semakin mempopulerkan istilah Ketahanan Nasional serta menyempurnakan baik rumusan begitu juga substansinya.

Istilah ketahanan nasional pertamakali tumbuh dan berkembang di barat. Hal ini sebagaimana dipopulerkan oleh Hans Morgenthau dalam bukunya “Politics Among Nation”. Dalam bukunya itu Morgenthau menjelaskan tentang apa yang disebutnya dengan istilah “The elements of National Powers” yang bermakna beberapa unsur yang harus dipenuhi suatu negara agar memiliki kekuatan nasional. Kekuatan nasional yang dimaksud antara lain: 

1.      Wilayah yang luas,
2.      Sumber daya alam yang besar,
3.      Kapasitas industri,
4.      Penguasaan teknologi,
5.      Kesiapsiagaan militer,
6.      Kepemimpinan yang efektif, dan
7.      Kualitas/kuantitas angkatan perang

Bangsa dan Negara Indonesia sejak proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945 pun tidak lepas dan luput dari persoalan yang berkaitan dengan ketahanan nasional karena dalam perjalanan sejarahnya, Negara Kesatuan Republik Indonesia mengalami pasang surut dalam menjaga eksistensi dan kelangsungan hidup sebagai sebuah bangsa dan Negara yang merdeka dan berdaulat. 

Pengertian ketahanan nasional sendiri untuk bangsa indonesia tidak terlepas dari perjuangan mempertahankan, dan merebut kemerdekaan Indonesia. Pengertian tersebut saat ini tidak hanya di era awal-awal kemerdekaan saja, namun seiring perjalanannya pengertian pertahanan kemerdekaan semakin meluas.

Ketahanan Nasional adalah kondisi dinamis yang merupakan integrasi dan kondisi tiap-tiap aspek kehidupan bangsa dan negara. Pada hakekatnya Ketahanan Nasional adalah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk menjamin kelangsungan hidupnya menuju kejayaan bangsa dan negara.

Sumber:
Muchyi, H.Achmad, Dkk, 2007, Pendidikan Kewarganegaraan, Universitas Gunadarma, Jakarta.
http://adeyaka-fisip12.web.unair.ac.id/artikel_detail-79909-Pendidikan%20Pancasila%20dan%20Kewarganegaraan-Ketahanan%20Nasional%20Indonesia.html
 



 

No comments:

Post a Comment