Saturday, 18 April 2015

Implementasi Wawasan Nusantara



Implementasi Wawasan Nusantara


1.      Implementasi Wawasan Nusantara
Dalam melaksanakan tujuan dari wawasan nusantara dalam kelanjutannya di perlukan sebuah penerapan-penerapan atau implementasi dari wawasan Nusantara itu sendiri. Penerapan wawasan Nusantara harus tercermin pada pola pikir, pola sikap dan pola tindak yang senantiasa mendahulukan kepentingan negara.
a.       Implementasi dalam kehidupan politik
Implementasi ini yaitu bertujuan untuk mewujudkan  penyelenggaraan Negara yang sehat , mewujudkan pemerintahan yang kuat, aspiratif, serta dapat  dipercaya.
b.      Implementasi dalam kehidupan Ekonomi
Implementasi dalam kehidupan ekonomi adalah sebuah implementasi yang berorientasi pada sektor pemerintahan, pertanian, dan perindustrian. Dalam sudut pandang lain pembangunan ekonomi harus melibatkan partisipasi rakyat, seperti dengan memberikan fasilitas-fasilitas dalam membangun ekonomi mikro seperti ukm, dan umkm serta tidak melupakan para petani sebagai lumbung dalam pakan nasional.
c.       Implementasi dalam kehidupan Sosial Budaya
Implementasi ini adalah terkonsentrasi dalam mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, dari segibudaya,status sosial maupun daerah. Pengembangan budaya Indonesia, untuk melestarikan kekayaan Indonesia, serta dapat dijadikan kegiatan pariwisata yang memberikan sumber pendapatan nasional maupun daerah.
d.      Implementasi dalam kehidupan Pertahanan Keamanan.
Implementasi dalam kehidupan pertahanan dan keamanan adalah menciptakan suatu keadaan negara dengan sistem pertahanan yang kuat melalui alat pengaman negara. Alat pengaman negara yang dimaksud disini adalah TNI, dan POLRI. Peningkatan profesionalisme TNI, dan POLRI sebagai pintu terakhir pengaman negara sangat diperlukan dalam mewujudkan suatu wawasan nusantara. Profesionalisme yang dimaksud adalah TNI sebagai pengaman pertahanan, dan kemanan dari ancaman luar negeri , dan POLRI sebagai pengaman pertahanan, dan kemananan dari dalam negeri. Sehingga rakyat merasa aman dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

2.      Tantangan Dalam Implementasi Wawasan Nusantara
Dalam perjalanan suatu bangsa tidak lepas dari suatu hadangan, dan tantangan yang menghinggapinya. Tantangan dalam implementasi tersebut antara lain adalah.
1.      Pemberdayaan Masyarakat
Pemberdayaan masyarakat-dalam arti memberikan peran alam bentuk aktivitas dan partisipasi masyarakat untuk mencapai tujuan nasional-hanya dapat dilakanakan oleh negara-negara yang sudah maju yang menjalankan Buttom up Planning Sedangkan negara-negara berkembang, seperti Negara Kesatuan Republik Indonesia, masih melaksanakan program Top Down Planning karena keterbatasan kualitas SDM. Karena itu, NKRI memerlukan landasan operasional berupa GBHN (garis-garis Haluan Negara).
2.      Kesadaran Warga Negara
a.       Pandangan atas Hak dan Kewajiban
Hak saling berkaitan dengan kewajiban. Sebagai bagian dari suatu bangsa, rakyat indonesia baik sebagai warga negara maupun sebagai warga masyarakat, mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama. Hak dan kewajiban dapat di bedakan namun tidak dapat di pisahkan karena merupakan satu kesatuan, keduanya harus dilaksanakan agar kehidupan berbangsa, dan bernegara berjalan selaras, dan serasi.
b.      Kesadaran Bela Negara
Bela negara merupakan hal yang diwajibkan bagi seluruh warga negara indonesia. Bela negara dalam masa kemerdekaan ditunjukkan dengan cara berperang melawan penjajah. Bela negara di era sekarang ini tidaklah berperang. Bela negara saat ini bisa dituangkan dalam Iptek, menjaga persatuan, dan kesatuan, serta mempertahankan budi yang luhur dari para pendiri bangsa yang telah meletakkan pondasi Pancasila sebagai dasar pemikiran fundamental bangsa indonesia.

No comments:

Post a Comment