BAB II
PROFESI DAN PROFESIONALISME
2.1 Profesionalisme
Profesionalisme (profésionalisme) ialah
sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan sesuatu dan lain-lain)
sebagaimana yang sewajarnya terdapat pada atau dilakukan oleh seorang profesional. Profesionalisme berasal
daripada profesion yang bermakna berhubungan dengan profesion dan memerlukan kepandaian khusus
untuk menjalankannya, (KBBI, 1994). Jadi, profesionalisme adalah tingkah laku,
kepakaran atau kualiti dari seseorang yang profesional.(Longman, 1987). Adapun
pengertian-pengertian profesionalisme menurut para ahli adalah.
1.
Menurut Soemarno P. Wirjanto (1989) professional
adalah Harus ada ilmu yang diolah di dalamnya Harus ada kebebasan, tidak boleh
ada hubungan hirarki.Harus ada kebebasan ( = hak tidak boleh dituntut
) terhadap penentuan sikap dan perbuatan dalam
menjalankan profesinya.Harus ada Kode Etik dan peradilan Kode Etik
oleh suatu Majlis Peradilan Kode Etik.
2.
Menurut Soedijarto (1990:57) mendefinisikan
profesional sebagai perangkat atribut-atribut yang diperlukan guna menunjang
suatu tugas agar sesuai dengan standar kerja yang diinginkan. Dari pendapat
ini, sebutan standar kerja merupakan faktor pengukuran atas bekerjanya seorang
atau kelompok orang dalam melaksanakan tugas
3.
Menurut Prof. Soempomo Djojowadono (1987),
professional adalah Mempunyai sistem pengetahuan yang isoterik (tidak dimiliki
sembarang orang), Ada pendidikannya dan latihannya yang formal dan ketat,
Membentuk asosiasi perwakilannya. Ada pengembangan Kode Etik yang mengarahkan
perilaku para anggotanya
4.
Menurut Prof. Edgar Shine professional adalah
Bekerja sepenuhnya (full time) berbeda dengan amatir yang sambilan, Mempunyai
motivasi yang kuat.Mempunyai pengetahuan (science) dan keterampilan (skill),
Membuat keputusan atas nama klien (pemberi tugas), Berorientasi pada pelayanan
( service orientation )
5.
Sementara itu Philips (1991:43) memberikan
definisi profesional sebagai individu yang bekerja sesuai dengan standar moral
dan etika yang ditentukan oleh pekerjaan tersebut.
6.
Menurut Yuwono (2011:9) Profesional adalah,
“Pekerja yang menjalankan profesi tersebut
7.
Menurut Kurniawan (2005:73) adalah, “Suatu
kemampuan dan keterampilan seseorang dalam melakukan pekerjaan menurut bidang
dan tingkatan masing-masing,” Dari pendapat tersebut maka saya menarik
kesimpulan bahwa profesional adalah seseorang yang melakukan pekerjaan
berdasarkan keahlian, kemampuan dan keterampilan khusus dibidang pekerjaannya.
2.2 Ciri
Seorang Profesional dibidang Teknik Secara Umum
Ciri- ciri
profesionalisme secara umum meliputi beberapa ciri, yaitu :
1. Mempunyai
ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang dan mahir menggunakan peralatan-
peralatan yang dipakai.
2. Memiliki
ilmu dan pengalaman, kecerdasan dalam menganalisis masalah,
peka
terhadap suatu situasi, cepat/ tepat/ cermat dalam mengambil keputusan.
3. Mempunyai
sikap berorientasi kedepan agar mampu menghadapi perkembangan lingkungan.
4. Mempunyai sikap mandiri atas dasar
keyakinan akan kemampuan pribadi, mampu menghargai pendapat orang lain namun
cermat dalam memilih yang terbaik.
2.3 Ciri
Seorang Profesional dibidang Teknik Industri Secara Khusus
Ciri- ciri seorang profesioanl pada
bidang teknik industri. Pada hal ini ciri- ciri seorang
profesional pada bidang teknik industri meliputi,
yaitu :
1. Mempunyai
ilmu pengetahuan yang tinggi dibidang teknik industri.
2. Mempunyai
keterampilan yang tinggi dalam bidang teknik industri.
3.
Cepat tanggap terhada p masalah
yang diajukan oleh klien.
4.
Mampu bekerja sama dalam berprofesi dibidang teknik industri.
5.
Mampu mengambil keputusan yang tepat bila dihadapkan
pada situasi yang berdampak pada masyarakat luas dengan atau atas
dasar kepada kode etik profesi.
2.4 Soal
Pendalaman Materi
1. Tingkah laku, kepakaran atau kualiti
dari seseorang yang profesional merupakan pengertian dari?
a.
Profesional
b.
Profesionalisme
c.
Etika
d.
Profesi
2.
Profesional
adalah, “Pekerja yang menjalankan profesi tersebut.
Merupakan pengertian profesionalisme dari?
a.
Philips
b.
Yuwono
c.
Kurniawan
d.
Soedijarto
3.
Ciri-ciri
profesionalisme dalam bidang teknik industri terbagi menjadi 2 bagian utama
yaitu?
a.
Umum dan
Formal
b.
Formal
dan Khusus
c.
Umum dan
Khusus
d.
Semua
jawaban salah
4.
Ciri- ciri profesionalisme secara umum meliputi
beberapa ciri, kecuali
a.
Mempunyai ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang
dan mahir menggunakan peralatan- peralatan yang dipakai.
b.
Memiliki ilmu dan pengalaman, kecerdasan dalam
menganalisis masalah, peka terhadap suatu situasi, cepat/
tepat/ cermat dalam mengambil keputusan.
c.
Mempunyai sikap berorientasi kedepan agar mampu
menghadapi perkembangan lingkungan.
d.
Mempunyai
sikap yang
berani mengambil keputusan meskipun salah.
5.
Ciri- ciri seorang profesional pada bidang teknik industri meliputi, kecuali...
a.
Mempunyai ilmu pengetahuan yang tinggi dibidang teknik
industri.
b.
Mempunyai keterampilan yang tinggi dalam bidang teknik
industri.
c. Lamban
dalam menanggapi keluhan pelanggan.
d. Mampu
bekerja sama dalam berprofesi dibidang teknik industri.
Sumber :
No comments:
Post a Comment