Wednesday, 27 September 2017

Profesi dan Profesionalisme



BAB II
PROFESI DAN PROFESIONALISME



2.1  Profesionalisme
            Profesionalisme (profésionalisme) ialah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan sesuatu dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya ter­dapat pada atau dilakukan oleh seorang profesional. Profesionalisme berasal daripada profesion yang bermakna berhubungan dengan profesion dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya, (KBBI, 1994). Jadi, profesionalisme adalah tingkah laku, kepakaran atau kualiti dari seseorang yang profesional.(Longman, 1987). Adapun pengertian-pengertian profesionalisme menurut para ahli adalah.
1.      Menurut Soemarno P. Wirjanto (1989) professional adalah Harus ada ilmu yang diolah di dalamnya Harus ada kebebasan, tidak boleh ada hubungan hirarki.Harus ada kebebasan ( = hak tidak boleh dituntut ) terhadap penentuan sikap dan perbuatan dalam menjalankan profesinya.Harus ada Kode Etik dan peradilan Kode Etik oleh suatu Majlis Peradilan Kode Etik.
2.      Menurut Soedijarto (1990:57) mendefinisikan profesional sebagai perangkat atribut-atribut yang diperlukan guna menunjang suatu tugas agar sesuai dengan standar kerja yang diinginkan. Dari pendapat ini, sebutan standar kerja merupakan faktor pengukuran atas bekerjanya seorang atau kelompok orang dalam melaksanakan tugas
3.      Menurut Prof. Soempomo Djojowadono (1987), professional adalah Mempunyai sistem pengetahuan yang isoterik (tidak dimiliki sembarang orang), Ada pendidikannya dan latihannya yang formal dan ketat, Membentuk asosiasi perwakilannya. Ada pengembangan Kode Etik yang mengarahkan perilaku para anggotanya
4.      Menurut Prof. Edgar Shine professional adalah Bekerja sepenuhnya (full time) berbeda dengan amatir yang sambilan, Mempunyai motivasi yang kuat.Mempunyai pengetahuan (science) dan keterampilan (skill), Membuat keputusan atas nama klien (pemberi tugas), Berorientasi pada pelayanan ( service orientation )
5.      Sementara itu Philips (1991:43) memberikan definisi profesional sebagai individu yang bekerja sesuai dengan standar moral dan etika yang ditentukan oleh pekerjaan tersebut.
6.      Menurut Yuwono (2011:9) Profesional adalah, “Pekerja yang menjalankan profesi tersebut
7.      Menurut Kurniawan (2005:73) adalah, “Suatu kemampuan dan keterampilan seseorang dalam melakukan pekerjaan menurut bidang dan tingkatan masing-masing,” Dari pendapat tersebut maka saya menarik kesimpulan bahwa profesional adalah seseorang yang melakukan pekerjaan berdasarkan keahlian, kemampuan dan keterampilan khusus dibidang pekerjaannya.

2.2       Ciri Seorang Profesional dibidang Teknik Secara Umum
Ciri- ciri profesionalisme secara umum meliputi beberapa ciri, yaitu :
1.      Mempunyai ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang dan mahir menggunakan peralatan- peralatan yang dipakai.
2.      Memiliki ilmu dan pengalaman, kecerdasan dalam menganalisis masalah, peka terhadap suatu situasi, cepat/ tepat/ cermat dalam mengambil keputusan. 
3.      Mempunyai sikap berorientasi kedepan agar mampu menghadapi perkembangan lingkungan.
4.       Mempunyai sikap mandiri atas dasar keyakinan akan kemampuan pribadi, mampu menghargai pendapat orang lain namun cermat dalam memilih yang terbaik.

2.3       Ciri Seorang Profesional dibidang Teknik Industri Secara Khusus
            Ciri- ciri seorang profesioanl pada bidang teknik industri. Pada hal ini ciri- ciri seorang profesional pada bidang teknik industri meliputi, yaitu :
1.      Mempunyai ilmu pengetahuan yang tinggi dibidang teknik industri
2.      Mempunyai keterampilan yang tinggi dalam bidang teknik industri
3.      Cepat tanggap terhada p masalah yang diajukan oleh klien.
4.      Mampu bekerja sama dalam berprofesi dibidang teknik industri.
5.      Mampu mengambil keputusan yang tepat bila dihadapkan pada situasi yang berdampak pada masyarakat luas dengan atau atas dasar kepada kode etik profesi.

2.4       Soal Pendalaman Materi
1.     Tingkah laku, kepakaran atau kualiti dari seseorang yang profesional merupakan pengertian dari?
a.       Profesional
b.      Profesionalisme
c.       Etika
d.      Profesi

2.      Profesional adalah, “Pekerja yang menjalankan profesi tersebut. Merupakan pengertian profesionalisme dari?
a.       Philips
b.      Yuwono
c.       Kurniawan
d.      Soedijarto

3.      Ciri-ciri profesionalisme dalam bidang teknik industri terbagi menjadi 2 bagian utama yaitu?
a.       Umum dan Formal
b.      Formal dan Khusus
c.       Umum dan Khusus
d.      Semua jawaban salah

4.      Ciri- ciri profesionalisme secara umum meliputi beberapa ciri, kecuali
a.       Mempunyai ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang dan mahir menggunakan peralatan- peralatan yang dipakai.
b.      Memiliki ilmu dan pengalaman, kecerdasan dalam menganalisis masalah, peka terhadap suatu situasi, cepat/ tepat/ cermat dalam mengambil keputusan. 
c.       Mempunyai sikap berorientasi kedepan agar mampu menghadapi perkembangan lingkungan.
d.       Mempunyai sikap yang berani mengambil keputusan meskipun salah.

5.      Ciri- ciri seorang profesional pada bidang teknik industri meliputi, kecuali...
a.       Mempunyai ilmu pengetahuan yang tinggi dibidang teknik industri
b.      Mempunyai keterampilan yang tinggi dalam bidang teknik industri
c.       Lamban dalam menanggapi keluhan pelanggan.
d.      Mampu bekerja sama dalam berprofesi dibidang teknik industri.

Sumber :


No comments:

Post a Comment