4.1 Arti
dan Maksud Hipotesis Penelitian
4.1.1 Arti Hipotesis
Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap suatu masalah
yang masih perlu untuk diuji kebenarannya. Hipotesis
atau hipotesa adalah jawaban sementara terhadap masalah yang masih bersifat
praduga karena masih harus dibuktikan kebenarannya. Seorang peneliti pasti akan
mengamati sesuatu gejala, peristiwa, atau masalah yang menjadi fokus
perhatiannya. Hipotesis ilmiah
mencoba mengutarakan jawaban sementara terhadap masalah yang kan diteliti.
Sebelum mendapatkan fakta yang dianggap
tepat, penulis/peneliti akan membuat dugaan tentang masalah yang menjadi titik
perhatiannya tersebut. Hipotesis
menjadi teruji apabila semua gejala yang timbul tidak bertentangan dengan
hipotesis tersebut. Dalam upaya pembuktian hipotesis,
peneliti dapat saja dengan sengaja menimbulkan atau menciptakan suatu gejala,
Kesengajaan ini disebut percobaan atau eksperimen
4.1.2 Fungsi/Maksud Hipotesis
Hipotesis
merupakan elemen penting dalam penelitian ilmiah, khususnya penelitian
kuantitatif. Hipotesis
atau kesimpulan sementara pada penelitian mempunyai 4 fungsi adapun fungsi
tersebut adalah:
1. Hipotesis memberikan penjelasan
sementara tentang gejala-gejala serta memudahkan perluasan pengetahuan dalam
suatu bidang.
2. Hipotesis memberikan suatu
pernyataan hubungan yang langsung dapat diuji dalam penelitian.
3. Hipotesis memberikan arah kepada
penelitian
4. Hipotesis memberikan kerangka untuk
melaporkan kesimpulan penyelidikan.
Walaupun hipotesis penting sebagai arah dan pedoman kerja dalam
penelitian, tidak semua penelitian mutlak harus memiliki hipotesis. Penggunaan
hipotesis dalam suatu penelitian didasarkan pada masalah atau tujuan
penelitian. dalam penelitian penjelasan yang bertujuan menjelaskan hubungan
antar-variabel adalah keharusan untuk menggunakan hipotesis.
Sumber:
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/Hipotesis%20Penelitian.pdf
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/Dra.%20Wening%20Sahayu,%20M.Pd./Makalah%20Hipotesis.pdf
http://file.upi.edu/Direktori/DUAL-MODES/PENELITIAN_PENDIDIKAN/BBM_5.pdf
No comments:
Post a Comment