Sunday, 21 December 2014

Penyanyi Jalanan



Bermodalkan kecrekan

Kau arungi hari

Bernyanyi-nyanyi di siang hari

Mencari rezeki demi  sesuap nasi


Sangat berat tugasmu

Menghidupi keluargamu

Merelakan pendidikan

Demi beratnya tuntutan



Angkutan demi angkutan

Kau singgahi

Alunan demi alunan

Kau bernyanyi



Siang kan berlalu

Langit pun menjadi  senja

Semakin ramai suaramu

Tapi tak henti hiasi ibu kota



Malam  telah datang

Kau pun berhenti berjuang

Saatnya kembali  pulang

Membawa sekantung uang



Dalam keterbatasan

Menafkahi keluargamu

Sungguh besar jasamu

Wahai pengamen kecil




No comments:

Post a Comment