Bermodalkan
kecrekan
Kau arungi hari
Bernyanyi-nyanyi
di siang hari
Mencari
rezeki demi sesuap nasi
Sangat
berat tugasmu
Menghidupi
keluargamu
Merelakan
pendidikan
Demi
beratnya tuntutan
Angkutan
demi angkutan
Kau
singgahi
Alunan demi
alunan
Kau
bernyanyi
Siang kan
berlalu
Langit pun
menjadi senja
Semakin
ramai suaramu
Tapi tak henti
hiasi ibu kota
Malam telah datang
Kau pun
berhenti berjuang
Saatnya
kembali pulang
Membawa
sekantung uang
Dalam
keterbatasan
Menafkahi
keluargamu
Sungguh
besar jasamu
Wahai
pengamen kecil

No comments:
Post a Comment